Sunday, December 18, 2011

Kesabaran yang baik

Bismillahirrahmanirrahim..

"Sesungguhnya orang-orang yang ingin berita perbuatan yang amat keji itu tersiar di kalangan orang-orang yang beriman, mereka akan beroleh azab seksa yang tidak terperi sakitnya di dunia dan di akhirat; dan (ingatlah) Allah mengetahui (segala perkara) sedang kamu tidak mengetahui (yang demikian)." 

- [An-Nur: 19]



Sepotong ayat ini, telah menemukan saya kisah tentang peristiwa ahlul ifki dalam Tafsir Ibnu Katsir. Kisah yg diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari dan Muslim dalam Shahih mereka..

Saat dihimpit dengan fitnah, dan kehilangan kata untuk membela. Subhanallah.. ayat ini yg menjadi pilihan 'Aisyah radhiallahu anha.


"Demi Allah, aku tidak menemui perumpamaan diriku kecuali seperti apa yang dikatakan oleh Ya'qub, ayah Nabi Yusuf:


"Maka kesabaran yang baik itulah (kesabaranku). Dan Allah sajalah yang dimohon pertolongan-Nya terhadap apa yang kamu ceritakan." - [Yusuf: 18]"



*** - Kita mungkin sangat jauh nak jadi seperti mereka.. tetapi, apa kata kita sama-sama bersabar dengan mereka? =)

Wallahu'alam

Anekdot

Bismillahirrahmanirrahim..

Anekdot selamba:

Salafi:  Kita tak boleh ambil ilmu dari sebarangan orang !
Orang biasa: Eh, kenapa?
Salafi: Kena ikut yg ikut manhaj Salafus Soleh ! Ini manhaj sahih ! Bersanad ! Ulama sunnah!
Orang biasa: Waa.. kau berkobar-kobar benar. Kuliah selalu pi kat masjid mana?
Salafi: Err... aku tengok youtube jer.


+++++++++++++++++++++++


Moral of the story:

1. Kuasai ilmu alat dengan serius
2. Menuntut ilmu dengan serius seperti dapat khatam kitab-kitab syarah sahih muslim ke.. etc. Dan sudah tentu dengan berguru.
3. Kurangkan membazir masa menyiasat satu persatu ulama. Sekarang tumpukan  pada khatam ilmu dari satu persatu guru.
4. Perbaiki diri dan cerminkan diri setiap hari.


Wallahu'alam bissowab..




Wednesday, December 14, 2011

Hadiah Pahala Bagi Orang yang Dihina

Bismillahirrahmanirrahim...

Bila anda dicela, dihina, dan direndahkan oleh orang lain maka jangan terlalu bersedih. Sesungguhnya pencelamu sedang berbuat baik kepadamu dari dua sisi :

▸ Pertama : ia sedang menghadiahkan kebaikannya kepadamu

▸ Kedua : dgn sebab celaannya Allah menghapus dosa-dosamu

Seorang salaf berkata : Kalau aku boleh berghibah maka kedua orangtuakulah yg paling berhak untuk aku ghibahi, karena mereka berdualah yg paling berhak untuk kuserahkan kebaikanku.

Karenanya kaum syiah yg selalu mencela para sahabat sesungguhnya menguntungkan para sahabat, Allah menghendaki kebaikan terus mengalir kpd para sahabat meskipun mereka dalam liang lahad..
Demikian juga halnya dengan Ibnu Taimiyyah dan Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab yang senantiasa dicela dan dituduh dengan tuduhan dusta hingga saat ini, semoga pahala terus mengalir kepada mereka...aamiiin

credit to : http://firanda.com/

Monday, November 14, 2011

Ziarah-menziarahi

Bismillaahirrahmaanirrahiim..

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

أَنَّ رَجُلًا زَارَ أَخًا لَهُ فِي قَرْيَةٍ أُخْرَى فَأَرْصَدَ اللَّهُ لَهُ عَلَى مَدْرَجَتِهِ مَلَكًا فَلَمَّا أَتَى عَلَيْهِ قَالَ أَيْنَ تُرِيدُ قَالَ أُرِيدُ أَخًا لِي فِي هَذِهِ الْقَرْيَةِ قَالَ هَلْ لَكَ عَلَيْهِ مِنْ نِعْمَةٍ تَرُبُّهَا قَالَ لَا غَيْرَ أَنِّي أَحْبَبْتُهُ فِي اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ قَالَ فَإِنِّي رَسُولُ اللَّهِ إِلَيْكَ بِأَنَّ اللَّهَ قَدْ أَحَبَّكَ كَمَا أَحْبَبْتَهُ فِيهِ

“Sesungguhnya ada seseorang yang mengunjungi saudaranya di daerah lain, maka Allah mengutus seorang malaikat menunggu orang tersebut di jalan yang ia lalui. Ketika orang tersebut lewat, malaikat bertanya, “Hendak kemanakah engkau?” Ia menjawab, “Aku ingin mengunjungi saudaraku yang tinggal di daerah ini.” Ia menjawab, “Apakah engkau memiliki piutang yang menjadi tanggungan saudaramu tersebut yang ingin engkau ambil.” Ia menjawab, “Tidak ada, selain karena aku mencintainya karena Allah ‘Azza wa Jalla.” Malaikat pun berkata, “Sesungguhnya aku adalah utusan Allah yang Allah utus untuk menyampaikan bahwa Allah pun mencintaimu sebagaimana engkau mencintai saudaramu tersebut karena-Nya.” 



[H.R. Muslim]


Saya teringat pada seorang insan yg sanggup menziarahi saya malam-malam untuk beraya. Saya terbaca hadits ini, terus saya teringatkan dia..=)


“Allah Tabaraka wa ta’ala berfirman, ‘Telah pasti kecintaan-Ku kepada dua orang yang saling mencinta karena Aku, saling bermajelis karena Aku, saling mengunjungi karena Aku, dan saling memberi karena Aku.” 

[H.R. Malik dari shahabat Muadz bin Jabal , dishahihkan Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib].





Uhibbuki fillah abadan abada...=)

Tuesday, October 18, 2011

Capaian ilmu

Bismillahirrahmanirrahim..

Alhamdulillah.. terjumpa post yg menarik dari facebook ustaz kawakib_duriyah. Saya rasa manfaatnya sangat banyak.. Jadi, saya ingin kongsi cepat-cepat di sini.

Jazakallahu khairan kathiran ya ustaz.. :)


--------------


Al-Muzani adalah salah seorang murid Imam al-Syafie. Beliau berkata, "Jika ada orang yang dapat mengeluarkan kegusaran hati dan segala yang mengotorkan hati tentang perkara aqidah maka Imam al-Syafie adalah orangnya."

Beliau menyambung, "Aku pernah bertemu dengan beliau sewaktu beliau berada di dalam Masjid Jami' di Mesir. Apabila aku bersimpuh di hadapan beliau, langsung aku berkata, "Dalam hatiku terdetik sebuah persoalan tentang tauhid yang mengganggu hatiku. Saya tahu tidak ada orang yang memiliki ilmu sebagai mana tuan miliki. Bagaimana jawapan tuan menurut ilmu yang tuan miliki?"

Imam al-Syafie nampak berang lalu berkata, "Tahukah kamu di mana kamu berada sekarang?" Aku menjawab, "Tahu." Beliau melanjutkan, "Ini adalah tempat di mana Firaun ditenggelamkan. Adakah kamu pernah mendengar Rasulullah SAW memerintahkan bertanya masalah itu?" Aku menjawab, "Tidak." Beliau bertanya lagi, "Adakah para sahabat pernah berbincang hal itu?" Aku menjawab, "Tidak."

Beliau bertanya lagi, "Kamu tahu berapa jumlah bintang di langit?" Aku menjawab, "Tidak." Beliau bertanya lagi, "Bintang yang kamu tahu jenisnya, waktu terbit, waktu tenggelamnya, tahukah kamu dari apa ia diciptakan?" Aku menjawab, "Tidak."

Beliau berkata, "Sesuatu dari makhluk ini yang kamu lihat dengan mata kamu sendiri pun tidak tahu, adakah kamu mahu bertanya tentang Ilmu Sang Pencipta?"

Kemudian beliau bertanyakan aku tentang persoalan wudhu'. Aku keliru menjawabnya. Kemudian beliau mengembangkan persoalan itu kepada empat persoalan pula. Tidak ada satupun aku jawab dengan baik. Lalu beliau berkata, "Persoalan yang kamu perlukan sehari semalam sebanyak lima kali sudah tidak mantap, lalu kamu mahu memaksa diri kamu untuk bertanya tentang Ilmu Maha Pencipta? Jika terdetik lagi di hati kamu (tentang aqidah), kembalilah kepada Allah dan firmanNya;

"Dan Tuhan kamu ialah Tuhan yang Maha Esa; tiada Tuhan (Yang berhak disembah) selain dari Allah, yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani. Sesungguhnya pada kejadian langit dan bumi; dan (pada) pertukaran malam dan siang; dan (pada) kapal-kapal yang belayar di laut dengan membawa benda-benda yang bermanfaat kepada manusia; demikian juga (pada) air hujan yang Allah turunkan dari langit lalu Allah hidupkan dengannya tumbuh-tumbuhan di bumi sesudah matinya, serta Ia biakkan padanya dari berbagai-bagai jenis binatang; demikian juga (pada) peredaran angin dan awan yang tunduk (kepada kuasa Allah) terapung-apung di antara langit dengan bumi; sesungguhnya (pada semuanya itu) ada tanda-tanda (yang membuktikan keesaan Allah kekuasaanNya, kebijaksanaanNya, dan keluasan rahmatNya) bagi kaum yang (mahu) menggunakan akal fikiran."




  (al-Baqarah: 163-164)



Sumber gambar diperoleh : http://monsterlayer.com/


Maka jadikan wujudnya makhluk itu sebagai bukti adanya Pencipta. Janganlah kamu memaksakan diri untuk mencapai ilmu yang tidak mungkin kamu capai dengan akalmu. "

"Setelah itu, aku betul-betul insaf."




Sumber ; Siyar A'lam al-Nubala'.

Monday, October 17, 2011

Ini adalah rahmat Tuhan :)

Bismillahirahmanirrahim..

Alhamdulillah.. 3x

Saya tidak dapat mentadabbur kitab hijau pagi tadi... rupanya ada ibrah yg Allah ingin beri, tunjukkan hari ini. Sayang Allah dekat kita... kan? ;)

Semalam, saya dapat emel.. dari seorang kakak. Tetapi, pertama kali saya membacanya, adalah membacanya dengan emosi saya. Saya terus rasa down lepas membacanya.

Rasa down itu berterusan.. hingga saya tak mampu nak menatap kitab kesayangan saya. Bayangkan penangan perasaan negatif itu?

Kemudian saya tertidur dalam perasaan yg berkecamuk. Ada kala rasa marah, adakala, rasa sedih, adakala rasa benci, adakala rasa putus asa..

.............

Tengah hari ini, saya membaca semula emel tu.. Tetapi, dengan cara yg berbeza dari pagi tadi.

Saya mengubah intonasi nya kepada seorang yg sangat penyayang, seorang kakak yg sangat lemah-lembut, seorang kakak yg sangat mengambil berat tentang saya... seorang kakak yg tenang lagi menenangkan.. matanya bening, senyumannya manis sekali.. Hanya keindahan yg terlihat darinya..

(Allah.....)

Saya ingin menangis..

Saya ingin sekali mendakap wanita itu..

dan menangis semahu saya. "Maafkan saya...!"

"Uhibbuki fillah!"


"Sesungguhnya aku keluar dari rumahku, lalu setiap sesuatu yg aku lihat, merupakan nikmat Allah dan ada pelajaran bagi diriku" - Syaikh Abu Sulaiman ad-Darani



Saturday, October 15, 2011

Untukmu

Bismillaahirrahmaanirrahiim..

Alhamdulillah.. 3x

Hikmah perjalanan hidup ini, telah mendidik diri seorang hamba. Hebat Allah.. Dia mengatur hanya yg TERBAIK. Perencanaan-Nya sarat dengan hikmah yg tidak terhitung.

Pernahkah sesuatu yg dijadikan-Nya adalah sia-sia?

Saat hampir tersembam, alunan kalam-Nya membisik jiwa. (Allah....!)

Tubuh hebat menggeletar.. dingin.

Air mata acap kali bertakung.

"Ya Wadud..  Ya Ghaffur.. Ya Mujeeb.. Ya Wakeel.. Ya Allah.."



"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal; (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): 


"Ya Tuhan kami,

Tiadalah Engkau menciptakan Ini dengan sia-sia, 
Maha Suci Engkau, Maka peliharalah kami dari siksa neraka. 



Ya Tuhan kami, 

Sesungguhnya barangsiapa yang Engkau masukkan ke dalam neraka, Maka sungguh Telah Engkau hinakan ia, dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim seorang penolongpun. 



Ya Tuhan kami, 

Sesungguhnya kami mendengar (seruan) yang menyeru kepada iman, (yaitu): 
"Berimanlah kamu kepada Tuhanmu",
 Maka kamipun beriman. 



Ya Tuhan kami,

 ampunilah bagi kami dosa-dosa kami dan hapuskanlah dari kami kesalahan-kesalahan kami, dan wafatkanlah kami beserta orang-orang yang banyak berbakti. 



Ya Tuhan kami, 

berilah kami apa yang Telah Engkau janjikan kepada kami dengan perantaraan rasul-rasul Engkau. dan janganlah Engkau hinakan kami di hari kiamat. 
Sesungguhnya Engkau tidak menyalahi janji."



(Surah Ali 'Imran; Ayat 190-194)



Sawah Padi Sunset Ver 1.2




Hakikat perjalanan seorang hamba..  dalam mengharap pergantungan yg berterusan dari Al-Khaliq. Pencipta Agung.

Betapa.. betapa.. hanya mampu terungkap dengan luahan bicara hanya kepada Allah..

Agar bersinar keyakinan..
Agar terusir keraguan yg nakal dan derhaka..

Tenang dan menenangkan..

Dalam menggarap keikhlasan meraih redha-Nya

Ra’sul mal fid dunya huwad din.."Harta yang utama di dunia ialah AGAMA."


~terima kasih ya Allah untuk rindu dan cinta ini..~

Allahuakbar!